Posts

Mantan Bendahara Setda Muna Barat Jadi Tersangka Korupsi

Image
Kejaksaan Negeri Muna menetapkan bendahara Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, berinisial RA sebagai tersangka kasus dugaan korupsi anggaran belanja barang dan jasa yang merugikan keuangan negara sekitar Rp1,2 miliar. Kepala Seksi Intel Kejari Muna Hamrullah saat dihubungi di Kendari, Rabu, mengatakan berdasarkan hasil penyidikan, RA diduga melakukan korupsi anggaran belanja barang dan jasa yang direalisasikan melalui ganti uang persediaan pada Bagian Umum Setda Muna Barat atau Mubar tahun anggaran 2023. "Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah," kata Hamrullah. Dia mengatakan penetapan tersangka terhadap RA itu berdasarkan dengan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor B-1754/P.3.13/Fd.2/10/2025, yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Muna. Hamrullah menyampaikan bahwa modus operandi yang dilakukan tersangka RA ialah membuat laporan pertanggungjawaban belanja, seperti tagihan listrik, b...

Bupati Buton "Hilang"

Image
Heboh di media sosial Bupati Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Alvin Akawijaya Putra dilaporkan hilang usai dituding sulit ditemui. Alvin dilaporkan ke polisi oleh masyarakat yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).  Laporan itu dilayangkan Rakyat Buton Aliansi IMM dan HMI ke Polres Buton. Surat tanda bukti pengaduan terkait perkara laporan dugaan kehilangan Bupati Buton itu diteken pada Kamis (18/9/2025). "Iya, benar, itu surat laporannya kami layangkan ke Polres Buton," kata Ketua Komisariat HMI Kabupaten Buton Yusmiati kepada detik.com, Minggu (21/9/2025).  Yusmiati menuding Bupati Buton hilang tanpa kejelasan ketika massa hendak menyampaikan aspirasi. Sejumlah massa aksi mempertanyakan persoalan masyarakat di Kabupaten Buton namun tak pernah ditemui oleh bupati. "Banyak persoalan yang hendak kami pertanyakan, tapi tiga kali kami melakukan demonstrasi pak bupati tidak menemui kami," ujarnya.  ...

Prabowo Reshuffle Kabinet, Lima Menteri Diganti

Image
P residen Prabowo Subianto me-reshuffle sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih di lima kementerian. Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). "Yang kedua, atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan," kata Prasetyo. Lima kementerian tersebut, yakni Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang dipimpin oleh Budi Gunawan, Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Sri Mulyani, serta Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Lalu, Kementerian Koperasi yang dipimpin oleh Budi Arie Setiadi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipimpin oleh Dito Ariotedjo. Di sisi lain, Prabowo bakal melantik Menteri Haji dan Umrah yang berubah nomenklatur dari BP Haji me...

Negara Rugi Rp1,98 Triliun, Nadiem Tersangka Korupsi Laptop

Image
  Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia periode 2019-2024 atau era pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Nadiem menjadi tersangka ke-5 dalam kasus pengadaan laptop Chromebook, yang merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan periode 2019-2022. Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung pada Kamis (4/9/2025). Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Nurcahyo Jungkung Madyo mengatakan, Nadiem dalam kasus ini berperan meloloskan pengadaan Chromebook dari Google Indonesia untuk anak didik di wilayah 3T. Padahal, Mendikbud sebelumnya, Muhadjir Effendy, tak merespons penawaran serupa dari Google Indonesia.

Noel Terjaring OTT KPK

Image
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tersangka. Noel ditetapkan tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada 20-21 Agustus 2025.  Pantauan di lokasi, Noel terlihat turun dari lantai dua Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 15.36 WIB. Dalam kesempatan tersebut, ia terlihat mengenakan rompi oranye tanda tahanan KPK. Artinya, yang bersangkutan kini berstatus sebagai tersangka.  Dengan tangan terborgol, Noel digiring menuju ruang konferensi pers untuk disampaikan konstruksi perkara yang menjeratnya. Selain Noel, terdapat beberapa orang lainnya yang juga mengenakan rompi oranye.  Diketahui, KPK menangkap 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau Noel. Selain itu, Lembaga Antirasuah juga menyita 22 kendaraan dari operasi senyap yang dimaksud. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcaht...

Vonis Kasus Korupsi Gedung Expo Buton: Mantan Sekda Buton Divonis 2 Tahun Penjara

Image
  Pengadilan Negeri Kendari telah menjatuhkan vonis terhadap lima terdakwa kasus korupsi pembangunan Gedung Expo Buton pada Kamis (31/7/2025). Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Buton, La Ode Zilfar Djafar, divonis 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan. Empat terdakwa lainnya juga menerima vonis berbeda, dengan hukuman bervariasi antara 2 tahun 6 bulan hingga 5 tahun 4 bulan penjara. Zulkifli, salah satu terdakwa, divonis 5 tahun 4 bulan penjara, denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan, dan dibebankan uang pengganti (UP) subsider 3 bulan. Purnama divonis 4 tahun 8 bulan penjara, denda Rp 250 juta subsider 1 bulan kurungan, dan dibebankan UP subsider 2 bulan. Ismail divonis 4 tahun 3 bulan penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan, dan dibebankan UP subsider 2 bulan. Terdakwa Hamza Failu divonis 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan. Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim yang terdiri dari Ar...

5 Bulan Menjabat, Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Jadi Tersangka Korupsi

Image
Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra).  Abdul Azis ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya usai serangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara (Sultra), Jakarta, dan Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis (7/8/2025). Di antaranya, Andi Lukman Hakim selaku PIC Kemenkes untuk Pembangunan RSUD; Ageng Dermanto selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek Pembangunan RSUD di Kolaka Timur; Deddy Karnady selaku pihak swasta PT PCP; dan Arif Rahman selaku pihak swasta PT PCP.   “Menetapkan lima orang tersangka sebagai berikut: ABZ (Bupati Kolaka Timur Abdul Azis), ALH (Andi Lukman Hakim), AGD (Ageng Dermanto), DK (Deddy Karnady), AR (Arif Rahman),” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Sabtu...